Jakarta, Ginjal merupakan organ yang
penting dalam sistem metabolik tubuh manusia karena memiliki fungsi utama
sebagai penyaring racun dan zat sisa dalam darah. Bila ginjal rusak dan sudah
mengalami gagal ginjal, maka biaya yang dibutuhkan tidaklah sedikit.
Ginjal merupakan filter yang sangat baik, fungsi utamanya adalah untuk membersihkan racun dan mengeluarkan limbah dari darah. Ginjal juga berfungsi untuk mempertahankan volume dan komposisi cairan tubuh, serta untuk mengeluarkan hormon yang membantu produksi sel darah merah. Oleh karena itu, ginjal memainkan peran utama dalam mengatur tekanan darah dan menyeimbangkan elektrolit penting yang menjaga ritme jantung.
Selain berfungsi untuk menyaring dan
membuang zat-zat yang tidak diperlukan dan mempertahankan kandungan nutrisi dan
mineral yang diperlukan tubuh, ginjal juga berperan dalam keseimbangan
sirkulasi darah dalam tubuh, yakni dengan mengatur tekanan darah, memproduksi
sel darah merah.
Setiap hari, ginjal memfilter 180 liter darah. Ginjal menerima 100-120 mL darah per menit, di mana jumlah ini sangat besar dibandingkan dengan ukurannya yang kecil. Hal tersebut berarti setiap harinya ginjal memfilter darah sebanyak 50 kali dalam sehari.
"Kerusakan ginjal ringan terjadi
bila fungsinya sudah kurang dari 90 persen. Dan bila kurang dari 15 persen,
maka artinya pasien sudah mengalami gagal ginjal yang obatnya harus
hemodialisis (cuci darah) atau transplantasi (cangkok)," jelas dr
Dharmeizar, SpPD-KGH, Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri), dalam
acara Konferensi Pers 'Hari Ginjal Sedunia: Sayangi Ginjal Anda, Minumlah Air
Putih yang Cukup!' di Hotel Akmani, Jakarta, Selasa (6/3/2012).
Menurut dr Dharmeizar, bila sudah
mengalami gagal ginjal, diperlukan terapi pengganti ginjal yang biayanya tidak
sedikit.
Berikut biaya yang harus dikeluarkan
untuk menjalani terapi pengganti ginjal:
Hemodialisis (cuci
darah)
1.
Dilakukan
seminggu 2 kali
2.
5
jam per sesi
3.
Biaya
per tahun Rp 50-80 juta
CAPD (Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis atau cuci darah lewat perut)
1.
Pemasangan
kateter Rp 10 juta
2.
Biaya
CAPD per tahun Rp 50-75 juta
Transplantasi ginjal
1.
Pretransplantasi
dan prosedur Rp 200 juta
2.
Biaya
per tahun Rp 75-150 juta
Gagal ginjal biasanya berawal dari penyakit ginjal kronik, yaitu menurunkan fungsi ginjal. Pada kondisi ini orang biasanya tidak merasakan gejala yang terlalu berarti sampai akhirnya didiagnosis dengan gagal ginjal, yang artinya fungsi ginjalnya kurang dari 15 persen.
Gagal ginjal terjadi karena organ
ginjal mengalami penurunan hingga menyebabkan tidak mampu bekerja dalam
menyaring elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh
(sodium dan kalium) dalam darah atau produksi urine.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan
orang mengalami kerusakan atau gagal ginjal:
1.
Diabetes
melitus
2.
Hipertensi
3.
Kelainan
ginjal (penyakit ginjal polikistik)
4.
Penyakit
autoimun
5.
Penyumbatan
saluran kemih
6.
Kanker
7.
Rusaknya
sel penyaring pada ginjal.
"Pengidap penyakit ini ditandai dengan lemas, tidak ada tenaga, nafsu makan, mual, muntah, bengkak, kencing berkurang, gatal, sesak napas, pucat atau anemia," tutup dr Dharmeizar.
No comments:
Post a Comment